Israel meluncurkan sejumlah serangan rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026) pagi.
Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan negara Iran melaporkan tiga ledakan di pusat kota Teheran.
Asap terlihat keluar dari kantor Presiden dan gedung Pemimpin Tertinggi.
Ini adalah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengakui telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran.
“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” kata Katz, dikutip Times of Israel.
Usai serangan, Israel langsung menyatakan keadaan darurat di seluruh wilayah.
Serangan Israel dilakukan di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat selama lebih dari sepekan terakhir.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran usai serangan Israel.
[VIDEO]
⚡️BREAKING
Smoke can be seen coming from the offices of the President and the s
Supreme LeaderThis a joint US-Israeli attack on Iran pic.twitter.com/fnRlKBxkrU
— Iran Observer (@IranObserver0) February 28, 2026
Let the world know that we did not start this war pic.twitter.com/9G3vbJYw1D
— Iran Military Monitor (@IRIran_Military) February 28, 2026
Dozens of targets of the Iranian government are being bombed in Tehran, including, among others, the presidential compound, the airport, and intelligence headquarters — Israel Hayom
— Ragıp Soylu (@ragipsoylu) February 28, 2026
🇮🇷 EXPLOSIONS near University Street (Khayaban-e Danishkah) in Tehran as a result of Israeli attack.
Columns of smoke are shown rising near the university institutions, Israel is known for bombing critical civilian, scientific, and academic infrastructure in the early stages of… pic.twitter.com/0wOZM97BtV
— DD Geopolitics (@DD_Geopolitics) February 28, 2026
BREAKING: War on Iran starts.
Israel has just hit Tehran. pic.twitter.com/oPSTBapXYi
Baca Juga— Clash Report (@clashreport) February 28, 2026
⭕ LIVE: Israel has launched attacks against Iran, as multiple explosions have been heard in Iran’s capital, Tehran. https://t.co/5zh1RWQ2qo
— Al Jazeera English (@AJEnglish) February 28, 2026