DEMOCRAZY.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya diasingkan bersama keluarga keluar negeri karena kondisi politik Indonesia.
Pengalaman Prabowo Subianto diasingkan keluar negeri itu ternyata sudah dialami anak dari Soemitro Djojohadikoesoemo.
Hal itu diceritakan Prabowo kepada Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr atau Steve Forbes di acara Forbes Global CEO Conference di Hotel St Regis, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025) malam.
Awalnya, Kepala Negara RI itu ditanya perihal jenjang pendidikannya yang unik lantaran berpindah-pindah keluar negeri sedari kecil.
Di mana, Prabowo Subianto sempat sekolah dasar di Swiss dan kemudian berpindah ke negara Eropa lainnya.
Prabowo pun kemudian menjelaskan bahwa dirinya dan keluarga berpindah-pindah keluar negeri karena ayahnya saat itu Soemitro Djojohadikoesoemo tengah diasingkan oleh penguasa saat itu.
Di mana saat itu Soemitro Djojohadikoesoemo yang menjabat sebagai Menteri Keuangan era Soekarno ternyata bertentangan dengan Presiden.
Hal itu membuat Soemitro diasingkan oleh Soekarno keluar negeri.
“Saat itu dia menentang Presiden Soekarno, saat Presiden Soekarno berkuasa, dia meninggalkan negara ini, dan kita (keluarga) mengikutinya,” ucap Prabowo.
Diketahui Soemitro sempat menjadi menteri keuangan dalam kabinet Perdana Menteri Wilopo dan Burhanuddin Harahap selama era Soekarno.
Selama tahun 1950-an, Sumitro lebih menyukai investasi asing, posisi yang tidak populer pada saat itu yang membuatnya berkonflik dengan kaum nasionalis dan komunis.
Kata Prabowo, sedari kecil hampir setiap dua tahun sekali dirinya dan keluarga harus pindah ke berbagai negara.
Sampai akhirnya berakhir di Inggris.
Hingga pada 1968, kekuasaan Soekarno runtuh dan digantikan Soeharto.
Ketika itulah keluarga Prabowo Subianto bisa kembali pulang ke Indonesia. Bahkan saat itu Presiden ke-2 Soeharto mengajak Sumitro bergabung dengan pemerintahannya.
“Tentu saja di saat itu juga ada perubahan politik, Ayah saya kemudian dipanggil kembali oleh Presiden Soeharto untuk bertugas kembali,” ucap Prabowo.
Sumber: Tribun