DEMOCRAZY.ID – Waktu setelah sholat ashar merupakan waktu di mana seseorang akan mudah mengantuk.
Hal ini dikarenakan kondisi tubuh sudah lelah setelah beraktivitas seharian.
Biasanya, orang yang tidur setelah ashar juga dapat disebabkan oleh hal tertentu. Bisa saja karena kelelahan, sakit, atau ketika dalam perjalanan jauh.
Namun perlu diwaspadai, tidur di waktu ini dapat mengakibatkan berkurangnya daya aktif akal manusia.
Bahkan sebagian ulama salaf ada yang memakruhkan tidur setelah ashar.
Di samping itu, Rasulullah sendiri pernah berpesan:
من نام بعد العصر فاختلس عقله فلا يلومن إلا نفسه
“Barangsiapa tidur setelah waktu ashar, lalu hilang akalnya, maka jangan pernah salahkan kecuali dirinya sendiri”. (HR. Ad-Dailami).
Berikut ini beberapa dampak buruk tidur sore bagi kesehatan tubuh:
Efek tidur sore yang pertama kali akan dirasakan yaitu badan terasa lemas. Penyebab tubuh lemas saat bangun tidur sore yaitu kurangnya asupan oksigen.
Rasa lemas akibat tidur juga bisa terasa hingga malam atau bahkan keesokan harinya.
Bahaya tidur sore yang satu ini bisa semakin terasa sakit terlebih kalau bangun dengan kondisi kaget.
Jika masih aman, sakit kepala akan cepat hilang, namun tak menutup kemungkinan akan terjadi selama berhari-hari.
Efek domino yang akan dirasakan akibat sakit kepala setelah bangun tidur ini juga bisa mempengaruhi suasana hati atau mood. Sakit kepala disertai mood yang berantakan tentu menjadi mimpi buruk, bukan?
Pasalnya, salah satu efek tidur sore adalah menurunkan daya ingat sedikit demi sedikit. Bisa dikatakan juga bahwa ini merupakan efek jangka panjang dari tidur sore.
Jika tak ingin mengalami hal ini, maka mulai sekarang kurangi atau hilangkanlah kebiasaan tidur setelah ashar.
Ketika tidur sore, maka besar kemungkinan seseorang akan susah tidur malam. Tubuh terasa segar, sehingga waktu tidur malam akan berkurang.
Efek jangka panjangnya bisa membuat insomnia atau bahkan susah untuk bangun pagi.
Apabila kebiasaan ini terlalu sering, maka bisa mengganggu pola tidur harian.
Efek samping pola tidur terganggu adalah kurang istirahat dan bisa berujung menimbulkan berbagai macam penyakit.
Para ulama salaf membagi tidur siang menjadi tiga macam, yaitu:
Disebut khuluq karena ini merupakan kebiasaan tidur Rasulullah.
Disebut khuruq karena tidur pada waktu tersebut adalah kebiasaan buruk. Sebab, tidur pagi dapat mencegah datangnya rezeki.
Humuq sendiri artinya kegilaan.
Sedangkan, tidur siang yang dianjurkan oleh Rasulullah adalah qoilullah.
Dalam bahasa Arab, qoilullah artinya tidur sejenak di siang hari sebelum atau setelah dzuhur.
Durasi tidur qolilullah dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Tidur siang panjang dengan durasi lebih dari 30 menit.
2. Tidur siang pendek dengan durasi 5-30 menit.
3. Tidur siang cepat dengan durasi kurang dari lima menit.
Sumber: Liputan6