DEMOCRAZY.ID – Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mencurigai ada orang di Istana, di sekitar Presiden Prabowo Subianto ingin terus berkuasa.
Orang tersebut telah ada sejak era Orde Baru (Orba) dan rezim presiden sebelumnya.
Tak heran, dalam sebuah kesempatan Prabowo pernah menyampaikan negara tak takut jika ada orang kuat yang melakukan perbuatan melawan hukum.
Itulah narasi yang diungkapkan Prabowo terhadap kekuasaan yang sedang dipimpinnya.
“Kenapa orang itu ingin terus berkuasa? Mungkin dia takut kena perkara hukum atau takut kehilangan pengaruh,” ujar Ubedilah dalam Podcast To The Point Aja di YouTube Sindonews dikutip, Selasa (21/10/2025).
Menurut dia, sebetulnya banyak yang ingin terus berkuasa, tak hanya satu orang. Hal inilah yang dinamakan penyakit kekuasaan.
“Orang Orde Baru, mantan Panglima, Wantimpres, menteri zaman dari Gus Dur sampai sekarang yang kemarin jadi menteri segala urusan. Ada mantan presiden yang kemarin mau tiga periode. Jadi ada tafsir selalu berkuasa itu sebetulnya banyak di lapisan elite,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan sinyal bahwa negara tak takut jika ada orang kuat yang melakukan perbuatan melawan hukum.
“Yang kuat, dia akan kuat. Tapi, yang kuat, kalau melanggar hukum, kita adu kekuatan. Kuat negara atau kuat mereka? Jangan mereka kira Indonesia lemah,” ujar Prabowo saat menghadiri penyerahan barang bukti sitaan Rp13 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (20/10/2025).
Prabowo juga mengingatkan Kejaksaan Agung dan Polri untuk menegakkan hukum dengan benar.
Jangan sampai mereka justru mencari-cari, mengkriminalisasi, apalagi terhadap rakyat kecil.
“Kita tidak ingin mencari-mencari masalah. Saya ingatkan terus kejaksaan, kepolisian jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada. Untuk motivasi apa pun,” katanya.
“Jangan cari perkara apalagi terhadap orang kecil. Orang kecil, orang lemah itu hidupnya sudah sangat lemah, jangan diperberat oleh mencari-cari hal yang tidak perlu dicari,” tambah Prabowo.
Dia menegaskan rakyat kecil harus dibela dan dibantu.
Dia berharap hal seperti itu tak terjadi lagi.
Sebab, setiap warga kini sudah bisa lapor langsung ke Presiden dengan bantuan teknologi.
“Itu rakyat kita, rakyat saya. Kita harus membela mereka, saudara harus membantu saya menegakkan kebenaran, membela yang lemah,” tegasnya.
Sumber: SindoNews