DEMOCRAZY.ID – Momen Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tampak terkejut saat mendengar suara tembakan salvo di pemakaman Try Sutrisno mendadak viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi dalam prosesi pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Senin, 2 Maret 2026.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Gibran terlihat sedikit tersentak ketika suara tembakan penghormatan dilepaskan.
Saat itu, ia berdiri di samping Presiden Prabowo Subianto yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Prosesi pemakaman Try Sutrisno sendiri dilaksanakan secara kenegaraan dengan tata upacara militer, termasuk tembakan salvo sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Cuplikan reaksi spontan Gibran tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet.
Sebagian menilai momen itu wajar sebagai respons refleks terhadap suara keras yang tiba-tiba terdengar.
Namun, tak sedikit pula yang menjadikannya bahan candaan di media sosial.
“kaget doang jadi berita bjir.”
“Baru tembakan Salpo sdh merinding, bagaimana kalo dia di Iran.”
“dia ngelamun mikirin apa kali makanya kaget.”
“Haddeeuuh….jadi bahan tertawaan lg lu Samsuuuul…Samsul.”
Kami bangsa yang tak pernah takut. Kami telah melewati ratusan tahun sejarah dengan seluruh keagungan budaya ksatria. Kami siap menghadapi siapapun dan apapun yang mengancam bangsa kami. Hormat senjataaaaaa ….graaakk!!! pic.twitter.com/hcYDsX373I
— Akbar Faizal (@akbarfaizal68) March 2, 2026
Terlepas dari viralnya momen tersebut, suasana pemakaman berlangsung khidmat.
Kepergian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.
Mantan Wakil Presiden RI ke-6 itu mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi, 2 Maret 2026 sekitar pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Subroto.
Sosok Try Sutrisno dikenal sebagai tokoh militer dan negarawan senior yang memiliki kontribusi besar bagi Indonesia.
Menjelang akhir hayatnya, ia sempat menyampaikan pesan penting untuk generasi muda agar mempersiapkan diri menjadi penerus bangsa yang berkualitas.
“Saya pesan Anda-Anda inilah nanti yang akan meneruskan Indonesia. Karena zaman itu berputar terus, yang tua mati diganti yang muda. Oleh karena itu yang muda dipersiapkan betul dimana pun profesi Anda, tapi jadilah profesi yang betul-betul qualified, mengabdi kepada bangsamu saling mengunjungi tukar menukar ya jangan diadu domba. Ini negara besar ya, bangsamu ini budayanya tinggi kobarkan itu,” kata Try Sutrisno.
Sumber: VIVA