DEMOCRAZY.ID – Membaca novel adalah kegiatan yang menyenangkan. Dari sekian banyak genre novel yang ada, genre thriller bisa menjadi pilihan tepat untuk menghadirkan ketegangan di tengah keseruan membaca novel.
Di balik alur cerita yang penuh misteri, novel thriller juga digemari karena mengajak pembacanya untuk menyusun puzzle teka-teki yang selalu bikin penasaran.
Bahkan sekarang ini, banyak penulis Indonesia yang bereksperimen membuat novel dengan tema thriller.
Menariknya, mereka akan menggabungkan unsur misteri dengan mitos-mitos lokal atau isu sosial yang pastinya membuat jalan cerita semakin menegangkan. Tak sedikit juga novel-novel tersebut hadir dengan plot twist yang tak terduga.
Untuk kamu yang sedang mencari referensi bacaan novel bergenre thriller, lima rekomendasi novel karya penulis Indonesia di bawah ini bisa jadi pilihan yang tepat. Yuk, cari tahu lebih jauh novel-novelnya berikut ini!
Apa jadinya jika novel thriller misteri mengangkat isu anak jalanan? Novel Dua Dini Hari karya Chandra Bientang menjawab pertanyaan tersebut melalui rangkaian cerita penuh teka-teki yang menegangkan.
Menghadirkan premis tentang kematian segelintir kelompok sosial yang tidak dipedulikan, novel ini akan mengajak pembacanya untuk menyusun puzzle tentang misteri pembunuhan anak-anak jalanan di kawasan Jatinegara.
Anak jalanan eksis dalam lingkaran kehidupan yang miris karena selama hidup tak pernah diperhatikan, apalagi saat mereka telah meninggal dunia.
Namun, seorang pemuda bernama Elang bersikeras akan menyelidiki serangkaian kematian anak-anak jalanan tersebut. Sementara itu, ada seorang wanita bernama Kanti yang merupakan mahasiswa cuti sekaligus ilustrator lepas tengah mengalami teror mengerikan yang berkaitan dengan peristiwa pembunuhan.
Dengan alur yang sulit ditebak, pembaca akan mengikuti perjalanan Elang dan Kanti menyelesaikan misteri pembunuhan yang terjadi di tengah gemerlap kota metropolitan.
Novel ini tidak sekadar menyuguhkan ketegangan yang mencekam, tetapi mengangkat isu kemanusiaan dan sosial yang acap kali diabaikan.
Novel Sang Peramal karya Chandra Bientang mengangkat cerita misteri tentang hilangnya seorang peramal terkenal bernama Imar Mulyani.
Ia kondang berkat kemampuan meramalkan berbagai peristiwa, mulai dari bencana alam hingga skandal orang-orang tersohor. Sosoknya sering menjadi sorotan publik dan wara-wiri muncul di layar kaca.
Namun, pada suatu hari Imar mendadak hilang di acara perjamuan makan yang ia adakan sendiri. Sejumlah orang yang menjadi tamu dalam jamuan makan malam itu menjadi saksi hilangnya sosok peramal terkenal itu. Setiap tokoh memiliki latar belakang penuh misteri yang dilapisi dengan plot twist tak terduga.
Tulisan di novel ini sangat identik dengan gaya Chandra Bientang dalam bercerita. Ia masih menggunakan formula gabungan antara misteri, thriller, dan isu sosial yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.
Mitos selalu hidup di masyarakat sebagai kearifal lokal yang diwarisi turun-temurun dan bersifat kolektif.
Ide tersebut mendasari premis novel Jejak Balak karya Ayu Welirang yang menggabungkan genre misteri thriller dengan mitos yang dipercaya masyarakat Minangkabau.
Novel ini berkisah tentang mitos inyiak atau sosok harimau yang disebut-sebut sebagai leluhur penjaga masyarakat dan kawasan tanah adat.
Novel ini berkisah tentang wartawan lokal bernama Dima dan Timur yang kerap ditugaskan untuk meliput serentetan kematian di kawasan hutan adat.
Sejumlah misteri menyelimuti kematian beberapa orang tersebut, apalagi mereka meninggal dengan tidak wajar.
Banyak masyarakat yang akhirnya percaya bahwa kematian mereka adalah buntut dari kemarahan leluhur akibat kerusakan lingkungan yang terjadi kawasan hutan adat.
Akan ada sejumlah tokoh penting yang berpotensi menjadi dalang dari kematian orang-orang tersebut. Namun, penulis dengan bertahap membangun alur yang sistematis untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan.
Ketegangan dalam novel ini terbentuk karena unsur misteri yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat tradisional, lalu dipadukan dengan tema thriller yang menegangkan.
Novel Pasien karya Naomi Midori mengisahkan tentang pembunuhan sebuah keluarga yang berjumlah enam orang.
Mereka adalah keluarga yang mengelola sebuah toko bangunan dan seluruhnya ditemukan tewas di rumah sendiri. Pada awalnya, polisi menduga mereka saling membunuh karena memperebutkan harta warisan.
Di sisi lain, tragedi tersebut meninggalkan fakta dan cerita yang hanya diketahui oleh seorang psikolog dan pasiennya. Orang yang dimaksud adalah seorang perempuan bernama Imela.
Ia memiliki keinginan berkonsultasi dengan psikolog untuk bercerita tentang sesuatu yang akhirnya membuka tabir rahasia tentang kematian tragis keluarga tersebut.
Sebagai novel thriller, Pasien rupanya menghadirkan sisi psikologi yang ikut mendominasi cerita.
Penulis tidak sekadar menyoroti misteri dan teka-teki kematian semata, tetapi menguliti sisi gelap kehidupan manusia. Di samping itu, novel ini juga menyinggung tentang isu kekeluargaan dan beberapa isu tabu lainnya.
Novel Suicide Knot karya Vie Asano bercerita tentang misteri kematian seorang siswa bernama Anne yang viral karena siaran live Instagram saat gantung diri di ruang kelas.
Meskipun disebut-sebut meninggal bunuh diri, Karen yang merupakan sahabat dekat Anne tidak begitu saja percaya.
Hal tersebut didasari pada sejumlah kode dan pesan yang Anne tinggalkan sebelum ia meninggal dunia.
Berbekal pesan dan kode dari Anne, Karen mulai melakukan penyelidikan untuk memecahkan misteri kematian sahabatnya.
Namun, perjalanan itu tidak mudah. Apalagi makin dekat Karen dengan kebenaran, makin dekat pula Karen dengan hal yang berbahaya.
Novel ini menghadirkan cerita yang mampu membangkitkan jiwa detektif pembaca.
Sejumlah misteri yang disusun melalui teka-teki kematian Anne mendorong rasa penasaran dan was-was karena pembaca seolah-olah turut serta dalam upaya mengungkap fakta kematian Anne.
Di samping itu, plot novel ini makin kompleks dengan sentuhan cerita tentang isu perundungan di lingkungan sekolah.
Nah, itulah empat rekomendasi novel bergenre thriller karya penulis lokal yang menegangkan.
Selain alur cerita yang kompleks, novel-novel tersebut menyuguhkan isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Buat kamu yang sedang mencari bahan bacaan, keempat novel tersebut bisa jadi referensi yang pas untuk to-be-read kamu!
Sumber: YourSay