Kontroversi Misbakhun Sebut ‘Otopsi Dokter’ Tak Ada yang Nyatakan Orang Meninggal karena Rokok

DEMOCRAZY.ID – Anggota Dewan Pakar Gerakan Rakyat, Nandang Sutisna merespon pernyataan Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun dalam sebuah event kesehatan.

Dalam pernyataannya, Misbakhun membagikan pendapatnya soal rokok. Menurutnya, tak ada hasil otopsi dokter yang menyatakan bahwa seseorang meninggal karena merokok.

“Ada nggak orang yang meninggal karena merokok, nggak ada. Tak Ada Otopsi dokter mengatakan ada seorang mati karena merokok,” katanya dikutip Threads Sabtu (8/11/2025).

Pernyataan ini kemudian mengundang berbagai kontroversi karena pernyataan ini disebut cukup menyepelakan soal bahaya rokok.

Nandang Sutisna dalam unggahnnya merespon dengan nada satire terhadap Misbakhum.

Dia mengatakan bahwa memang tak ada orang yang meninggal karena rokok bahkan sakit sebagai nada sindiran.

“Tidak salah, memang tidak ada orang meninggal karena rokok, bahkan karena sakit juga tidak ada,” ungkapnya.

Dia menutup kalimat dengan nada meledek namun menohok.

Dia menyebut sang anggota Dewan mungkin saja akan mengatakan semua kematian dikarenakan takdir bukan masalah kesehatan yang disebabkan faktor eksternal.

“Orang meninggal semuanya karena takdir, apa maksudnya begitu pak Dewan 😄😄,” pungkasnya.

Sebelumnya, pernyataan ini disampaikan politikus Golkar, dalam acara diskusi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terkait satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sementara itu, pemerintah sedang membahas untuk membuat Reformulasi UU Industri salah satunya terkait tembakau yang mengalami kendala besar.

Pendapat Misbakhum tampaknya mendukung keberlangsungan industri rokok yang menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar di Indonesia.

Namun, sayangnya pernyataannya juga dinilai tidak memperhatikan adpek yang tidak kalah penting yakni kesehatan.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya