Pamerkan Fotokopi KTP Rismon, Roy Suryo Sindir Gelar Doktor Rismon: Tak Lulus S-3!

DEMOCRAZY.ID – Pakar telematika Roy Suryo menyindir gelar doktor milik pakar forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar yang baru saja mendapat surat perintah penghentian penyidikan (SP3) dalam kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Roy mengklaim Rismon tidak pernah menyelesaikan kuliah S-3 di Universitas Yamaguchi, Jepang, sehingga gelar doktornya bisa dikatakan palsu.

Menurut Roy, Rismon pernah terlibat dalam pembuatan surat kematian palsu untuk dirinya sendiri.

Surat itu dibuat agar Rismon bisa menghindari kewajiban pengembalian dana beasiswa lantaran dia tidak lulus program doktoral.

“Saya tidak perlu menanggapi zombie. Kenapa saya mengatakan zombie? Karena Rismon itu, menurut surat yang dibuat keluarga dekatnya, dia sudah meninggal dunia,” kata Roy kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (16/4/2026).

“Kenapa dia sudah meninggal dunia? Karena dia memalsukan yang namanya surat kematian. Jadi, dia pernah membuat surat kematian untuk hal yang sangat jahat, yaitu supaya dia tidak membayar beasiswanya di Yamaguchi, sekitar Rp500 juta,” ujar Roy menjelaskan.

Roy mengatakan kasus dugaan pembuatan surat palsu itu menyebabkan Rismon galau dan memutar otaknya sehingga dia menjadi seperti sekarang.

Kemudian, Roy menunjukkan kertas yang menampilkan foto Rismon dengan tulisan “Rismon End Game”.

Sebelumnya, Rismon memang pernah menulis buku Gibran End Game yang mempertanyakan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Jadi, memang bukan Gibran yang end game, dia (Rismon) yang end game. Jadi, hidupnya game,” kata Roy menyindir.

Pada momen tersebut Roy turut membawa fotokopi KTP milik Rismon dalam ukuran besar. Dia memamerkannya kepada awak media.

“Lihat KTP-nya doktor. Ini tidak melanggar UU Perlindungan Data Pribadi karena NIK (nomor induk kependudukan)-nya sudah saya samarkan,” tutur Roy.

Mantan politikus Partai Demokrat itu kemudian memamerkan pencapaiannya dalam bidang pendidikan, yakni lulus program doktor dari UNJ (Universitas Negeri Jakarta).

“Benar-benar sekolah dan alhamdulilah lulus S-3 di UNJ dengan penelitian, supaya omon (Rismon) tahu, disertasi saya adalah manajemen sumber daya manusia berbasis AI (artificial inteligence) dan OCB (organizational citizenship behaviour). Jadi, ilmu yang juga baru, supaya diketahui,” ucap Roy.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya