Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?

DEMOCRAZY.ID – Publik kembali digemparkan oleh rilis video terbaru dari Garda Revolusi Iran (IRGC) yang mengeklaim telah menembak jatuh sebuah armada udara milik Amerika Serikat.

Insiden penembakan Pesawat Tempur F/A-18 yang beroperasi di sekitar kawasan Selat Hormuz ini diprediksi akan membuat posisi Presiden Donald Trump semakin tersudut.

Pasalnya, panglima tertinggi Militer Amerika Serikat tersebut kini tengah menghadapi gelombang kritik tajam dari dalam negerinya sendiri akibat banyaknya tentara yang tewas dalam konflik ini.

Dalam rekaman visual yang baru saja dipublikasikan, terlihat jelas detik-detik saat sebuah jet tempur kehilangan ketinggian dan meluncur deras tak terkendali ke arah daratan.

Otoritas militer Teheran menegaskan bahwa pesawat asing tersebut sengaja ditargetkan oleh sistem pertahanan udara produksi dalam negeri lantaran dituduh melanggar batas wilayah udara mereka.

Publik AS kini menanti respons dari sang presiden jika nantinya terbukti ada korban jiwa dari pihak awak pesawat yang jatuh tersebut.

Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) langsung mengeluarkan bantahan keras terkait klaim visual yang disebarkan oleh pihak musuh.

“Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran,” sebagaimana dikutip dari Haberler, Kamis (26/3/2026).

Polemik mengenai kerugian armada udara selama operasi militer pada bulan Maret 2026 ini memang menghadirkan dua narasi yang saling bertolak belakang.

Pihak Iran sebelumnya juga sempat mengeklaim telah sukses menjatuhkan sebuah jet siluman F-35 yang dituding menerobos kedaulatan udara mereka.

Selain itu, mereka juga mengaku telah menembak jatuh jet tempur F-15 saat mengudara di atas kawasan perairan strategis Timur Tengah dan membagikan rekaman kejatuhannya.

Sebaliknya, pihak Washington bersikeras menyatakan bahwa tidak ada satu pun jet tempur berawak mereka yang berhasil dijatuhkan oleh serangan Teheran selama operasi berlangsung.

Berdasarkan data kerugian yang telah dikonfirmasi sejauh ini, AS tercatat kehilangan 12 unit pesawat tak berawak MQ-9 Reaper akibat serangan langsung dari pihak Iran.

Sementara itu, untuk armada udara berawak, AS kehilangan tiga unit jet tempur F-15E akibat insiden salah tembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait.

Kerugian lainnya mencakup jatuhnya satu unit pesawat tanker pengisi bahan bakar KC-135 di wilayah udara Irak yang diklaim murni akibat malfungsi teknis.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya