KISAH 10 Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang ‘Dijamin’ Masuk Surga

DEMOCRAZY.ID – Nabi Muhammad SAW tidak sendirian dalam menyebarkan agama Islam. Rasulullah dibantu oleh para sahabatnya.

Beberapa di antaranya kita kenal sebagai Khulafaur Rasyidin, yakni Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Sahabat Nabi Muhammad SAW

Melansir laman NU Lampung, Nabi Muhammad SAW memiliki banyak sahabat yang terbagi dalam 12 tingkatan.

Salah satunya adalah para Khulafaur Rasyidin termasuk 10 sahabat Nabi Muhammad SAW yang dijanjikan masuk surga.

1. Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar termasuk golongan pertama yang masuk Islam pada masa awal penyebaran agama itu. Nama aslinya adalah Abdullah bin Abu Quhafah.

Namun, Abu Bakar menyandang gelar Ash-Shiddiq karena kejujuran serta keyakinan kuatnya terhadap Nabi Muhammad SAW.

Abu Bakar merupakan orang yang setia terhadap Rasulullah. Ia mendampingi Nabi Muhammad saat di Gua Tsur, memerdekakan para budak, dan menghabiskan semua hartanya demi kepentingan dakwah Islam.

Adapun Abu Bakar merupakan khalifah pertama setelah Nabi Muhammad SAW wafat dan memimpin selama dua tahun setengah.

Selama menjadi khalifah, Abu Bakar melawan fenomena nabi palsu, melawan kaum murtad, memperluas wilayah Islam, menyiarkan dakwah, dan sebagainya.

2. Umar bin Khattab

Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq. Umar lahir dan besar di Makkah, serta pernah menyembah berhala.

Namun, Umar mendapat petunjuk untuk memeluk Islam pada usia 29 tahun atau pada tahun keenam pengutusan Nabi Muhammad SAW.

Setelah Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar wafat, Umar menjadi khalifah yang dikenal memiliki sifat tegas dan adil.

Beberapa jasa Umar antara lain menghidupkan salat tarawih berjamaah hingga menerangi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

3. Utsman bin Affan

Utsman bin Affan merupakan khalifah ketiga setelah Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar bin Khattab.

Selama menjadi pemimpin, Utsman dikenal sebagai sosok yang lemah lembut, banyak berbuat baik, dan sabar.

Utsman juga sering menginfakkan hartanya di jalan Allah. Ia pernah membeli sumur Ma’unah dari Yahudi seharga 20.000 dinar dan mewakafkannya ke kaum muslim.

Selain sahabat Nabi Muhammad SAW, Utsman juga merupakan menantu Rasulullah karena menikah dengan Ruqayyah.

Setelah Ruqayyah meninggal, Utsman menikah dengan anak perempuan Nabi Muhammad SAW lainnya yaitu Ummu Kultsum.

Oleh karena itu, Utsma mendapat gelar Dzunurain atau pemilik dua cahaya yang merujuk pada dua anak Nabi Muhammad SAW.

4. Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib merupakan khalifah keempat setelah Utsman dibunuh pemberontak ketika sedang membaca Al-Qur’an.

Bukan hanya sahabat nabi, Ali bin Abi Thalib juga berstatus menantu Nabi Muhammad SAW karena menikah dengan Fatimah Az Zahra.

Ali dikisahkan mengikuti semua peperangan kecuali perang Tabuk karena Rasulullah memintanya tetap di Madinah.

5. Thalhah bin Ubaidillah

Thalhah bin Ubaidillah tidak setenar empat nama sebelumnya. Namun, Thalhah turut menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk surga.

Saat Islam tiba di Makkah, Thalhah tidak ragu menerima ajaran Nabi Muhammad SAW. Ia bahkan menjadi tameng saat Rasulullah diserang kaum Quraisy pada perang Uhud.

Nabi Muhammad SAW pun menyebut Thalhah sebagai syahid yang berjalan di muka bumi. Berikut adalah hadisnya:

“Barang siapa ingin melihat seorang syahid berjalan di muka bumi, maka hendaknya ia melihat Thalhah bin Ubaidillah.” (HR Tirmidzi 3672)

6. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwam memeluk agama Islam sejak usia 15 tahun dan menjadi salah satu sahabat yang sangat setia terhadap Nabi Muhammad SAW. Ia mendapat julukan hawari atau penolong setia Nabi Muhammad SAW.

7. Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai saudara kaya raya yang dermawan. Ia kerap menginfakkan hartanya untuk kepentingan umat Islam.

Saat disebut sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang masuk surga, Abdurrahman justru merasa khawatir. Ia merasa bukan siapa-siapa dan tidak pantas masuk surga.

8. Saad bin Abi Waqqash

Saad merupakan salah satu orang pertama yang masuk Islam. Saat mendengar Islam di Makkah, Saad langsung menghampiri Nabi Muhammad SAW untuk mengucap dua kalimat syahadat.

Selama hidupnya, Saad selalu mendampingi Rasulullah berperang. Ia juga jago memanah dan menjadi orang pertama yang melepaskan anak panah untuk membela Islam.

9. Said bin Zaid

Said bin Zaid merupakan adik ipar Umar bin Khattab dan berperan besar dalam keislaman khalifah kedua itu.

Perjuangan Said dalam membela Islam tidak perlu diragukan. Ia selalu ikut berperang dan menjalani semua perintah Nabi Muhammad SAW.

10. Abu Ubaidah bin Jarrah

Abu Ubaidah dikenal sebagai sosok yang lemah lembut,, tapi cekatan. Dalam Perang Badar, ua menyusup ke pasukan musuh tanpa rasa takut.

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, Abu Ubaidah masuk menjadi kandidat calon khalifah bersama Abu Bakar dan Umar. Namun, Abu Ubaidah meninggal karena terkena wabah penyakit.

Sumber: Inilah

Artikel terkait lainnya