Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Kengerian ‘Elite Global’ yang Jadi Sorotan Dunia!

DEMOCRAZY.ID – Kasus Jeffrey Epstein kembali menjadi perhatian dunia setelah pemerintah Amerika Serikat merilis jutaan dokumen investigasi resmi.

Skandal yang melibatkan jaringan elite global ini tidak hanya membuka kembali luka lama para korban, tetapi juga memicu perdebatan internasional mengenai transparansi hukum dan perlindungan anak.

Epstein, seorang pemodal kaya asal Amerika Serikat, dikenal memiliki jaringan pertemanan luas dengan tokoh politik, pebisnis, hingga figur publik dunia.

Namun di balik kekayaan dan pengaruh tersebut, terungkap praktik kejahatan seksual sistematis yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Berikut kronologi lengkap kasus Jeffrey Epstein, seperti dilansir dari US News dan Britannica.

1. 2005 – Laporan Awal Memicu Penyelidikan

Pada Maret 2005, keluarga seorang gadis berusia 14 tahun melapor ke kepolisian Palm Beach, Florida, atas dugaan pelecehan seksual di kediaman mewah Epstein.

Laporan ini membuka pintu bagi pengakuan korban lain yang menyatakan direkrut untuk melakukan pijat bermuatan seksual.

2. 2006 – Penangkapan Pertama dan Kontroversi Hukum

Pada Mei 2006, polisi menyatakan siap membawa kasus Epstein ke pengadilan. Namun perkara dialihkan ke dewan juri.

Pada Juli 2006, Epstein ditangkap, tetapi hanya didakwa dengan tuduhan ringan terkait permintaan jasa prostitusi, memicu tudingan adanya perlakuan istimewa.

3. 2007 – Kesepakatan Kontroversial dengan Jaksa Federal

Pada 2007, jaksa federal menyiapkan dakwaan baru. Akan tetapi, negosiasi panjang menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan Epstein menghindari tuntutan pidana tingkat federal.

4. 2008 – Vonis Ringan dan Fasilitas Khusus

Pada Juni 2008, Epstein mengaku bersalah atas dua dakwaan negara bagian dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dengan fasilitas pembebasan kerja, keputusan yang kembali menuai kecaman publik.

5. 2009 – Gugatan Korban Mengungkap Dugaan Perdagangan Seks

Pada Mei 2009, Virginia Roberts Giuffre mengajukan gugatan perdata yang menuduh Epstein dan Ghislaine Maxwell memperdagangkan korban kepada pria-pria berpengaruh.

6. 2011–2014 – Tuduhan Terhadap Tokoh Dunia Mencuat

Wawancara dan dokumen pengadilan kembali mengangkat dugaan keterlibatan sejumlah figur internasional, termasuk Andrew Mountbatten-Windsor. Seluruh pihak yang disebutkan membantah tuduhan tersebut.

7. 2019 – Penangkapan Kedua dan Kematian Epstein

Pada Juli 2019, Epstein kembali ditangkap oleh jaksa federal New York atas tuduhan perdagangan seks.

Namun pada 10 Agustus 2019, ia ditemukan meninggal di sel penjara Manhattan akibat bunuh diri, yang memicu kontroversi global dan teori konspirasi.

8. 2020–2022 – Vonis Ghislaine Maxwell

Pada 2020, Ghislaine Maxwell ditangkap. Ia dinyatakan bersalah pada 2021 dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada 2022 atas perannya dalam jaringan perdagangan seks.

9. 2024 – Kasus Berubah Menjadi Isu Politik Nasional

Kasus Epstein kembali memanas setelah pemerintahan baru mendorong pembukaan arsip pemerintah terkait skandal tersebut.

10. 2025 – Undang-Undang Transparansi dan Dampak Global

Pada November 2025, Kongres mengesahkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein. Sejumlah email dan korespondensi Epstein dengan tokoh ternama dipublikasikan.

Pada Oktober 2025, gelar Pangeran Andrew dicabut oleh Raja Charles III akibat dampak klaim dalam memoar anumerta Giuffre.

11. 2026 – Rilis Besar-Besaran Arsip Epstein

Pada Januari 2026, Departemen Kehakiman AS merilis sekitar tiga juta halaman dokumen, termasuk 2.000 video dan 180.000 gambar.

Sejumlah nama besar seperti Pangeran Andrew, Bill Clinton, Donald Trump, hingga Jay-Z kembali menjadi sorotan publik, meskipun belum menghasilkan dakwaan baru.

Rilis arsip terbaru ini menandai babak baru dalam pengungkapan salah satu skandal pelecehan seksual paling kompleks dalam sejarah modern.

Publik global kini menunggu langkah hukum lanjutan serta komitmen pemerintah dalam menegakkan keadilan bagi para korban dan memastikan praktik serupa tidak terulang kembali.

Sumber: RakyatDaily

Artikel terkait lainnya