Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

DEMOCRAZY.ID – Perkebunan kelapa sawit menjadi sorotan setelah banjir bandang yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kerusakan hutan yang berubah menjadi kebun kelapa sawit menjadi salah satu faktor banjir Sumatra yang menewaskan lebih dari 700 orang itu.

Lantas, siapa saja yang memiliki kebun kelapa sawit terluas di Indonesia?

Ini Para Pemilik Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia

1. Martua Sitorus

Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

Martua Sitorus merupakan salah satu taipan Indonesia yang dikenal lewat bisnis perkebunan sawit.

Ia mendirikan perusahaan bernama Wilmar pada 1991 bersama Kuok Khoon Hong.

Seiring waktu, Wilmar termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dengan total luas tanam 230.951 hektare per 31 Desember 2024.

Sebanyak 66 persen atau sekitar 152.000 hektare perkebunan kelapa sawitnya berada di Indonesia. Namun, Martua Sitorus sudah mengundurkan diri dari Wilmar pada 2018.

Ia mendirikan perusahaan baru yaitu KPN Corporation (dulu bernama Gama Corp) bersama saudaranya, Ganda Sitorus.

KPN Corporations punya berbagai entitas bisnis seperti perkebunan kelapa sawit, properti, hingga Rumah Sakit Murni Sadar.

Menurut data real time Forbes, kekayaan Martua Sitorus senilai 3,6 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 59,8 triliun) hingga awal Desember 2025.

2. Anthoni Salim

Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

Anthoni Salim dikenal sebagai CEO Indofood. Meski begitu, produk mie instan bukan satu-satunya bisnis pria dengan kekayaan 12,8 miliar dolar AS ini (Rp 212 triliun).

Ia juga menjalankan bisnis kelapa sawit melalui perusahaan Indofood Agri Resources Ltd. Luas lahan tanam perusahaan ini mencapai 288.649 hektare.

Selain kelapa sawit, Indofood Agri Resources juga memiliki tanaman lainnya seperti tebu dan karet. Perkebunannya sebagian besar berlokasi di Sumatra dan Kalimantan.

Sementara, pabrik penyulingannya berada di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Medan, Surabaya, dan Bitung.

Selain Indofood Agri Resources Ltd, perusahaan sawit lain di bawah Grup Salim adalah PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

3. Sukanto Tanoto

Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

Sukanto Tanoto pernah mendirikan perusahaan penghasil serat rayon dan bubur kertas bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk (INRU) pada 1983.

Namun, ia bukan lagi pemilik perusahaan itu dan kini dikenal sebagai pemilik grup usaha Royal Eagle International (RGE).

RGE bergerak di berbagai industri, termasuk perkebunan kelapa sawit melalui perusahaan Asian Agri.

Melansir laman resmi perusahaan, Asian Agri memiliki 30 perkebunan kelapa sawit dengan luas total 100.000 hektare di Provinsi Sumatra Utara, Riau, dan Jambi.

Kekayaan bersih Sukanto Tanoto dilaporkan mencapai 3,8 miliar dolar AS (Rp 63 triliun) menurut data real time Forbes.

4. Ciliandra Fangiono

Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

Ciliandra Fangiono merupakan pengusaha sawit kelahiran Riau. Ia memiliki kekayaan bersih sebesar 2,4 miliar dolar AS (Rp 39,8 triliun) dan termasuk 50 orang terkaya di Indonesia pada 2024.

Ia kini berstatus sebagai CEO First Resources, perusahaan minyak sawit yang didirikan oleh sang ayah Martias Fangiono pada 1992.

Perusahaan ini mengelola lebih dari 200.000 hektare perkebunan kelapa sawit yang berada di Provinsi Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

5. Peter Sondakh

Inilah 12 Sosok Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia, Ada yang Punya 500.000 Hektare!

Peter Sondakh punya banyak bisnis. Salah satunya adalah perkebunan kelapa sawit lewat perusahaan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).

Pemegang saham terbesar BWPT adalah PT Rajawali Capital International yang terafiliasi dengan Rajawali Corpora, perusahaan milik Peter Sondakh.

Artinya, Peter Sondakh secara tidak langsung menguasai dan memiliki BWPT karena termasuk penerima manfaat dari kepemilikan saham.

Melansir laman perusahaan, BWPT memiliki luas lahan sebesar 87.000 hektare yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.

Sementara itu, kekayaan Peter Sondakh menurut data real time Forbes sebanyak 3,3 miliar dolar AS (Rp 54,8 triliun).

6. Theodore Rachmat

Theodore Permadi Rachmat atau yang biasa dipanggil Teddy, merupakan pendiri grup Triputra pada 1998.

Salah satu bisnisnya adalah perkebunan sawit yang dikelola melalui PT Triputra Agro Persada.

Perusahaan ini memiliki 23 lokasi perkebunanan kelapa sawit seluas kurang lebih 160.000 hektare di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Dari kelapa sawit dan bisnis lainnya, Theodore Rachmat bisa mengumpulkan kekayaan hingga 4,4 miliar dolar AS (Rp 73 triliun).

7. Hashim Djojohadikusumo

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo. (Foto: Antara).

Adik Presiden Prabowo Subianto ini mengelola berbagai bisnis termasuk perkebunan kelapa sawit lewat perusahaannya, yakni Arsari Group.

Menurut Forbes, kekayaan Hashim Djojohadikusumo mencapai 685 miliar dolar AS (Rp 11,3 triliun) pada Desember 2020. Kemungkinan besar hartanya sudah bertambah hingga 2025.

8. Putera Sampoerna

Tampilan Putera Sampoerna, pendiri Sampoerna University (Foto: sampoernafoundation)

Putera Sampoerna dikenal sebagai bos PT HM Sampoerna Tbk. Namun, ia melepas saham mayoritas di perusahaan rokok itu, Putera fokus pada bisnis lainnya.

Salah satunya bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Ia diketahui memiliki PT Sampoerna Agro Tbk yang mengelola 81.733 hektare lahan sawit.

Semua perkebunan sawit milik PT Sampoerna Agro Tbk beroperasi di Sumatra dan Kalimantan. Melansir Forbes, total kekayaan Putera Sampoerna adalah 1,85 miliar dolar (Rp 30,7 triliun) pada akhir 2024.

9. Bachtiar Karim

Melansir laman resmi Forbes, Bachtiar Karim memiliki kekayaan bersih 4,1 miliar dolar Amerika Serikat pada akhir November 2024.

Salah satu sumber kekayaannya berasal dari industri kelapa sawit. Ia mengelola bisnis tersebut melalui Musim Mas dengan luas lahan lebih dari 120.000 hektare.

Perusahaan tersebut mengantongi pendapatan sebesar 8,2 miliar dolar AS pada 2024. Sementara, kekayaan Bachtiar Karim mencapai 4,1 miliar dolar (Rp 68 triliun).

10. Keluarga Widjaja

Pemilik Sinar Mas Group ini punya kekayaan bersih sebesar 18,9 miliar dolar AS (Rp 314 triliun) dan termasuk 50 orang terkaya di Indonesia pada 2024.

Selain bisnis minyak goreng, keluarga Widjaja juga mengendalikan perkebunan kelapa sawit melalui Golden Agri Resources.

Dikutip dari situs resmi perusahaan, Golden Agri Resources mengelola 536.000 hektare perkebunan sawit di seluruh Indonesia.

11. Susilo Wonowidjojo

Selain rokok Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo juga merambah industri kelapa sawit lewat perusahaan PT Matahari Kahuripan Indonesia atau Makin Group.

Perkebunan sawit milik Susilo Wonowidjojo terpusat di Provinsi Jambi dan Kalimantan dengan luas lahan sekitar 140.000 hektare.

Adapun kekayaan Susilo menurut Forbes adalah sebesar 2,9 miliar dolar AS (Rp 48,2 triliun) dan termasuk 50 orang terkaya di Indonesia pada 2024.

12. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung merupakan salah satu konglomerat Indonesia yang punya perkebunan kelapa sawit, yakni CT Agro Indonesia.

Pria yang disapa CT itu memiliki total kekayaan 4,5 miliar dolar AS (Rp 74,8 triliun) menurut data real time Forbes pada Desember 2025.

Sumber: Inilah

Artikel terkait lainnya