DEMOCRAZY.ID – Sinar senja di sebuah jalan berlumpur di Sumatera Utara memantulkan warna emas di lengan-lengan warga yang masih sibuk memunguti sisa lumpur banjir.
Di antara bau tanah basah dan dengung generator yang belum berhenti sejak kemarin, rombongan pejabat itu muncul dari tikungan.
Tampak Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, ditemani ajudan, langkahnya cepat, tatapannya lurus, seolah waktu mahal dan setiap detik sudah ditandai protokoler.
Namanya diteriakkan beberapa warga.
Suara yang pecah—campuran harapan, lelah, dan sedikit heran: pejabat itu baru saja viral karena memanggul karung beras, membantu membersihkan rumah-rumah yang porak-poranda.
Kamera-kamera menangkap semua itu, menyebarkannya ke setiap timeline negeri.
Di momen yang direkam oleh akun Instagram @rekammedan itu, ia melambai seperlunya, sekilas saja, sambil terus berjalan.
Seorang warga mengulurkan tangan—singkat, spontan, bentuk paling sederhana dari rasa percaya pada pejabat yang datang ke daerah terdampak.
Namun sambutan itu tak dibalas. Tangan itu menggantung sebentar di udara, sebelum akhirnya turun perlahan, seperti kehilangan tempat berpulang.
Untung, salah satu rombongan menjabat tangan itu.
“Yang sabar ya,” ujar pria itu sembari mengingatkan kesabaran atas bencana banjir yang melanda.
Gestur sesaat Zulhas, segera jadi bahan perbincangan.
Komentar warganet membanjiri unggahan: banyak yang menyindir bahwa kehangatan sang pejabat hanya muncul ketika kamera menyorot.
Begitu sorot itu padam, mereka menilai kepekaan pun ikut padam.
[VIDEO]
Lihat postingan ini di Instagram
Sumber: Herald