Fakta-Fakta Horor 8 Bulan Alvaro Kiano: Ditemukan Jadi Kerangka, Ayah Tiri Bunuh Diri di Sel Polisi

DEMOCRAZY.ID – Tabir misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) selama delapan bulan terakhir akhirnya tersingkap dengan cara yang paling tragis.

Bocah malang asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Sementara pria yang seharusnya melindunginya, ayah tirinya, justru menjadi tersangka utama sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.

Kasus yang menyita perhatian publik ini menyimpan sejumlah fakta kelam yang terungkap satu per satu. Berikut adalah rangkuman fakta-fakta kematian Alvaro Kiano yang diduga kuat tewas di tangan ayah tirinya.

1. Hilang 8 Bulan, Ditemukan Tinggal Kerangka

Pencarian Alvaro yang dimulai sejak ia dilaporkan hilang pada 6 Maret 2025, berakhir dengan penemuan mengerikan.

Setelah polisi menangkap ayah tirinya, Alex Iskandar, ditemukan sesosok kerangka manusia yang diduga kuat adalah jasad Alvaro.

Kerangka tersebut ditemukan di kawasan Kali Cilalay, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengakhiri harapan keluarga untuk menemukan Alvaro dalam keadaan selamat.

2. Ayah Tiri Ditetapkan Sebagai Pelaku Utama

Polres Metro Jakarta Selatan bergerak cepat dan menetapkan ayah tiri korban sebagai tersangka tunggal.

Pihak kepolisian memastikan bahwa orang terdekat korban adalah dalang di balik tragedi ini.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, memberikan pernyataan tegas terkait status pelaku.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” kata Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2025).

3. Tes DNA Jadi Kunci Kepastian

Meskipun semua petunjuk mengarah pada kerangka tersebut adalah Alvaro, prosedur ilmiah tetap menjadi prioritas.

Pihak kepolisian menegaskan perlunya tes DNA untuk memberikan kepastian hukum dan identitas korban.

“Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro,” ujar Nicolas, menekankan bahwa hasil laboratorium forensik akan menjadi penentu akhir.

4. Babak Baru: Pelaku Bunuh Diri di Sel Tahanan

Kasus ini mengambil tikungan dramatis ketika tersangka utama, Alex Iskandar, ditemukan tewas di dalam sel tahanan Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11/2025) pagi.

Kabar ini dikonfirmasi oleh keluarga korban yang mendapat informasi langsung dari pihak berwenang. Kakek Alvaro, Tugimin, mengungkapkan bahwa menantunya itu mengakhiri hidup setelah ditangkap dan diinterogasi.

“Bapak tirinya sendiri sudah meninggal. Sudah bunuh diri di Polres Jakarta Selatan tadi pagi,” kata Tugimin.

5. Kecurigaan Keluarga Sejak Awal

Jauh sebelum penangkapan, pihak keluarga, terutama sang kakek, Tugimin, telah menaruh curiga besar terhadap perilaku ayah tiri Alvaro.

Kecurigaan ini menjadi salah satu pendorong utama bagi keluarga untuk terus mencari keadilan dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas peran sang ayah tiri dalam hilangnya Alvaro.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya