DEMOCRAZY.ID – Pada Selasa, 22 Oktober 2024, Raffi Farid Ahmad resmi menapaki babak baru dalam perjalanan kariernya.
Setelah sukses di dunia hiburan dan bisnis, kini ia melangkah ke panggung politik nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menariknya, perjalanan Raffi ke ranah pemerintahan tidak dilakukan seorang diri.
Sejumlah anggota keluarganya juga mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi strategis di era kepemimpinan Prabowo.
Salah satu yang paling menonjol adalah Dony Oskaria, yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN.
Namun, Dony Oskaria bukan satu-satunya anggota keluarga Raffi yang kini menjadi pejabat di pemerintahan.
Setidaknya ada tujuh orang dari keluarga besar Raffi Ahmad, termasuk Raffi sendiri, yang kini menempati posisi penting di berbagai lembaga negara.
Lantas, siapa saja keluarga Raffi Ahmad yang kini menjabat sebagai pejabat pemerintahan?
Raffi Ahmad, Nisya Ahmad, Syahnaz Sadiqah, Dony Oskaria, Soebandrio, dan Rio Mendung Thalieb, adalah enam anggota keluarga yang kini menjadi pejabat pemerintahan, mulai dari Wakil Menteri BUMN hingga Bupati Bandung Barat.
Berikut enam anggota keluarga Raffi Ahmad yang menjadi pejabat:
Sebagai salah satu nama besar di dunia hiburan Tanah Air, Raffi Ahmad kini memikul tanggung jawab baru di pemerintahan.
Raffi Ahmad dipercaya menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pengembangan Generasi Muda dan Pelaku Seni.
Melalui peran tersebut, Raffi Ahmad diharapkan mampu memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak pada seniman, pelaku budaya, serta generasi muda Indonesia yang tengah berkembang di era digital.
Dalam momen pelantikannya, Raffi Ahmad hadir bersama sang istri, Nagita Slavina, yang dikenal sebagai sosok pendamping cerdas dan berpengaruh di balik kesuksesan karier serta bisnisnya.
Pada waktu yang sama, Raffi Ahmad juga dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Adik kandung Raffi, Nisya Ahmad, juga menjadi pejabat. Nisya Ahmad kini resmi menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024-2029.
Meskipun sempat tidak lolos dalam pemilihan langsung, Nisya Ahmad akhirnya memperoleh kursi melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah Thoriqoh Nashrullah mengundurkan diri.
Sebelum dikenal sebagai politisi, Nisya lebih dulu aktif sebagai penyanyi dan figur publik.
Namun kini, fokusnya bergeser untuk memperjuangkan isu-isu sosial, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan pengembangan anak muda di Jawa Barat.
Bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi langkah serius dalam membangun karier politik Nisya Ahmad ke depan.
Meski kehidupan pribadinya sempat menjadi perhatian publik akibat isu perceraian dengan Andika Rosadi, Nisya tetap menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi di dunia politik.
Sang adik bungsu, Syahnaz Sadiqah, juga tak luput dari dinamika politik.
Meski tidak menjabat langsung di pemerintahan, Syahnaz terlibat aktif mendukung sang suami, Jeje Govinda, sebagai Bupati Bandung Barat dalam Pilkada 2024, berpasangan dengan Asep Ismail di nomor urut dua.
Jeje, yang memiliki nama asli Ritchie Ismail, dikenal sebagai drummer band Govinda dan juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari PAN di daerah pemilihan Jawa Barat II, meski belum berhasil lolos ke Senayan.
Kehadirannya sebagai figur publik membawa daya tarik tersendiri bagi masyarakat, terutama generasi muda yang sebelumnya kurang tertarik pada politik lokal.
Lewat dukungannya, Syahnaz Sadiqah ikut berkontribusi mengubah cara masyarakat memandang politik sebagai ruang partisipasi yang terbuka untuk semua kalangan.
Nama Dony Oskaria semakin dikenal publik setelah dilantik sebagai Wakil Menteri BUMN di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dony merupakan sosok profesional dengan pengalaman panjang di bidang korporasi dan manajemen.
Dony Oskaria juga memiliki hubungan keluarga dengan Nagita Slavina melalui garis keturunan Rieta Amilia, sang nenek yang berasal dari Painan, Sumatera Barat.
Sebelum dipercaya menjadi pejabat negara, Dony Oskaria menjabat sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), holding BUMN yang menaungi sejumlah perusahaan di sektor pariwisata dan penerbangan.
Selain itu, Dony juga dikenal sebagai salah satu pendiri RANS Entertainment, perusahaan media digital milik Raffi Ahmad dan Nagita yang sukses menggabungkan hiburan, bisnis, dan teknologi.
Dari pihak keluarga Nagita Slavina, terdapat sosok penting di dunia militer, yaitu Marsekal TNI Soebandrio, suami dari kakak Rieta Amilia.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ke-17 dan juga Komandan Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU ke-19.
Kedua jabatan bergengsi tersebut diemban pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam masa kepemimpinannya, Soebandrio dikenal sebagai figur yang disiplin, tegas, dan berkomitmen terhadap modernisasi sistem pertahanan udara Indonesia.
Kehadirannya dalam jajaran militer menunjukkan bahwa keluarga besar Nagita tidak hanya berkiprah di bidang hiburan dan bisnis, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam dunia pertahanan dan keamanan nasional.
Tokoh lain dari keluarga besar Nagita yang tak kalah berpengaruh adalah Marsekal Madya (Purn.) Dr. Rio Mendung Thalieb, M.Sc., Ph.D.
Ia adalah suami dari Eliza Diana Rosa, adik Rieta Amilia.
Sosoknya dikenal sebagai perwira tinggi TNI AU dengan rekam jejak akademis yang luar biasa dan karier panjang di dunia pertahanan.
Jabatan terakhirnya adalah Wakil Gubernur Lemhannas pada tahun 2008.
Baik Rio maupun Nagita Slavina sama-sama pernah menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, tepatnya di University of New South Wales (UNSW), Australia.
Dari universitas bergengsi tersebut, Rio Mendung Thalieb berhasil meraih gelar Doktor Filsafat (Ph.D.).
Barry Tamin dikenal sebagai ipar Raffi Ahmad dan Nagita Slavina melalui pernikahannya dengan Alsi Mega Marsha Tengker (Caca Tengker), adik dari Nagita.
Barry Tamin diangkat sebagai Komisaris Independen PT Sarinah berdasarkan keputusan resmi Menteri BUMN, tercatat dalam Surat Keputusan Nomor SK-126/MBU/05/2025 dan SK-127/MBU/05/2025.
Pengangkatan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Mei 2025, sebagai bagian dari langkah restrukturisasi dan penguatan strategi perusahaan di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir.
Sumber: Inilah