3 ‘Kode Kuat’ Shin Tae-yong Siap Kembali Tangani Timnas Indonesia

DEMOCRAZY.ID – Isu kembalinya Shin Tae-yong ke kursi pelatih Timnas Indonesia kian menguat.

Setelah sempat berpisah pada awal 2025, kini sejumlah tanda seolah menunjukkan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu siap membuka lembaran baru bersama skuad Garuda.

Setidaknya, ada tiga kode besar yang memperlihatkan peluang kembalinya Shin Tae-yong.

Mulai dari dukungan politik, gestur damai dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir, hingga pernyataan terbuka dari Shin sendiri yang mengaku masih menaruh hati pada Indonesia.

1. Dukungan DPR untuk Kembalinya STY

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, secara terbuka menyebut Shin Tae-yong sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan marwah Timnas Indonesia. Menurutnya, pelatih berpengalaman itu layak diberi kesempatan kedua setelah kegagalan proyek sebelumnya.

“Kalau memang pilihannya sementara ini kepada Shin Tae-yong, secara pribadi saya setuju,” ujar Habib di Kompleks DPR, Jakarta, Jumat 17 Oktober lalu.

Habib menilai, kembalinya Shin bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga simbol konsistensi dalam membangun skuad kompetitif.

Ia menekankan agar PSSI memberikan otonomi penuh kepada siapa pun pelatih yang terpilih, termasuk kebebasan menentukan pemain inti, pola latihan, hingga staf pendukung.

Namun, ia juga mengingatkan agar PSSI berhati-hati dalam mengambil keputusan.

“Kalau memang ada pelatih lain yang lebih andal, silakan dipertimbangkan. Tapi Shin sudah terbukti bisa membawa Timnas ke level Asia,” tegasnya.

2. Erick Thohir dan Shin Tae-yong Kembali Saling Follow

Kode kedua muncul di dunia maya. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kembali mengikuti akun Instagram Shin Tae-yong — dan dibalas dengan follow balik.

Sekilas tampak sederhana, tapi bagi publik sepakbola Indonesia, gestur ini dianggap sinyal damai setelah hubungan keduanya sempat membeku.

Sebelumnya, hubungan Shin dan Erick sempat memburuk usai pemecatan sang pelatih pada Januari 2025, hanya beberapa pekan setelah kemenangan bersejarah atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Putra Shin, Shin Jae-won, bahkan sempat menuding PSSI memperlakukan ayahnya dengan tidak pantas, sementara Erick Thohir menyebut pemecatan dilakukan karena masalah “dinamika ruang ganti.”

Namun, kini suasana tampak berbeda. Erick baru-baru ini mengunggah momen pernikahan putrinya, dan Shin Tae-yong tampak menyukai unggahan tersebut.

Sebuah interaksi kecil yang disambut heboh oleh netizen bahkan banyak yang menyebutnya sebagai “kode rekonsiliasi.”

3. Shin Tae-yong Akui Ingin Kembali

Kode ketiga datang langsung dari Shin Tae-yong sendiri.

Dalam wawancara dengan media Korea, pelatih berusia 54 tahun itu mengaku masih membuka diri untuk kembali melatih Indonesia.

“Kalau nanti ada tawaran, tentu saya akan pertimbangkan. Tapi jujur, hati saya masih condong ke Indonesia,” ujar Shin kepada Goalpost Korea.

Ia menegaskan, meski ada tawaran dari negara lain dengan nilai kontrak lebih tinggi, Indonesia tetap akan menjadi prioritasnya.

“Kalau Indonesia datang dengan niat sungguh-sungguh, saya akan menomorsatukan Indonesia,” tegasnya.

Pernyataan itu sontak menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Banyak suporter menilai Shin belum benar-benar menutup babak kariernya bersama Garuda.

Momentum yang Tepat?

Kini, kursi pelatih Timnas Indonesia sedang kosong.

Dengan hubungan yang mulai mencair antara Erick Thohir dan Shin Tae-yong, serta desakan publik yang semakin kuat, peluang reuni itu terbuka lebar.

Apalagi, DPR melalui Komisi X juga telah memberi sinyal politik yang mendukung langkah PSSI mengembalikan Shin.

Jika ini terjadi, pelatih asal Korea Selatan itu akan mendapat kesempatan untuk menuntaskan “misi yang tertunda” — membawa Indonesia tampil di Piala Dunia.

Tiga kode itu kini menjadi bahan spekulasi hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.

Pertanyaannya tinggal satu: apakah Erick Thohir siap menekan tombol “rehire” untuk sang arsitek yang dulu membangkitkan Garuda dari tidur panjangnya?

Sumber: VIVA

Artikel terkait lainnya