DEMOCRAZY.ID – Dolar AS merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, meski bukan yang terkuat, dimana predikat itu saat ini dipegang oleh dinar Kuwait.
Namun meski begitu, sejumlah mata uang dunia justru memiliki nilai yang sangat rendah terhadap dolar AS.
Beberapa di antaranya membutuhkan puluhan ribu unit untuk membeli satu dolar AS.
Dilansir dari laman Forbes, berdasarkan data Open Exchange per 4 November 2025, berikut daftar 10 mata uang terlemah di dunia:
Pound Lebanon saat ini menjadi mata uang terlemah di dunia, dengan nilai satu pound setara 0,000011 dolar AS. Artinya, satu dolar AS bernilai 89.556,36 pound Lebanon.
Negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania, Israel, dan Suriah ini menghadapi tekanan berat akibat krisis ekonomi, inflasi tinggi, pengangguran, serta ketidakstabilan politik dan perbankan.
Satu rial Iran setara dengan 0,000024 dolar AS, atau satu dolar bernilai 42.112,50 rial Iran.
Sebagai salah satu eksportir minyak dan gas terbesar di dunia, Iran menghadapi pelemahan mata uang karena sanksi ekonomi berkepanjangan dan ketidakstabilan politik.
Nilai satu dong Vietnam setara dengan 0,000038 dolar AS, atau satu dolar bernilai 26.345 dong.
Ekonomi Vietnam banyak bergantung pada jasa, elektronik, dan tekstil. Pembatasan ekspor dan tingginya suku bunga global telah menekan nilai tukar dong terhadap dolar.
Satu kip Laos bernilai 0,000038 dolar AS atau sekitar 26.315,78 kip per dolar.
Negara tanpa laut ini sangat bergantung pada ekspor tembaga, emas, dan kayu. Pertumbuhan ekonomi yang melambat, utang luar negeri tinggi, dan inflasi telah memperlemah kip.
Satu rupiah bernilai 0,00006 dolar AS, atau satu dolar setara 16.719,64 rupiah.
Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, namun rupiah masih tertekan akibat inflasi tinggi dan kekhawatiran resesi global.
Satu som Uzbekistan bernilai 0,000084 dolar AS, atau satu dolar bernilai 11.951,79 som.
Bekas republik Uni Soviet ini kaya sumber daya alam seperti kapas, minyak, dan gas, tetapi menghadapi inflasi, pengangguran, dan korupsi yang menahan penguatan mata uangnya.
Satu franc Guinea bernilai 0,000115 dolar AS, atau satu dolar bernilai 8.684,25 franc.
Negara kaya sumber daya seperti emas dan berlian ini masih berjuang menghadapi inflasi, instabilitas politik, dan dampak konflik di kawasan Afrika Barat.
atu franc Burundi bernilai 0,00033 dolar AS, atau satu dolar setara 2.949,72 franc.
Negara berpenduduk 14 juta jiwa ini bergantung pada ekspor kopi dan teh yang menyumbang hingga 90 persen pendapatan ekspor nasional.
Satu ariary Madagaskar bernilai 0,00022 dolar AS, atau satu dolar setara 4.521,11 ariary.
Negara kepulauan ini mengandalkan sektor pertanian, pertambangan, dan perikanan. Ekspor utamanya antara lain vanili, logam nikel, dan cengkeh.
Satu guarani Paraguay bernilai 0,00014 dolar AS, atau satu dolar bernilai 7.087,79 guarani.
Negara tanpa laut ini merupakan produsen utama kedelai, daging sapi, dan jagung. Namun, inflasi, korupsi, serta maraknya uang palsu menekan nilai mata uangnya.
Sumber: Republika