GLOBAL PERISTIWA SHOWBIZ TRENDING

GEGER! Penemuan Kota Raksasa di Bawah Piramida Mesir Guncangkan Ilmuwan, Simpan Fakta Apa?

DMCRZ NEWS
Maret 31, 2025
0 Komentar
Beranda
GLOBAL
PERISTIWA
SHOWBIZ
TRENDING
GEGER! Penemuan Kota Raksasa di Bawah Piramida Mesir Guncangkan Ilmuwan, Simpan Fakta Apa?



DEMOCRAZY.ID - Setelah berbagai penelitian, Piramida Mesir kembali mengejutkan para ilmuwan. Terbaru, mengenai penemuan kota raksasa di bawah piramida.


Baru-baru ini, muncul klaim mengejutkan dari para ilmuwan tentang adanya kota raksasa di bawah piramida Giza.


Tim peneliti dari Italia, dipimpin oleh Prof Corrado Malanga dari Universitas Pisa, mengklaim telah menemukan jaringan bawah tanah yang luas di bawah piramida Mesir.


Memanfaatkan teknologi radar, para ilmuwan mengaku menemukan terowongan besar, tangga spiral dan sejumlah struktur lain yang menyerupai sistem pipa air.


Mereka mengklaim gambar radar menunjukka adanya bangunan tersembunyi di lebih dari 610 meter di bawah permukaan tanah.


Tim Corrado Malangan bahkan menduga bahwa Hall of Records yang legendaris, yang konon merupakan perpustakaan yang terkait dengan pengetahuan Mesir kuno, mungkin terletak di dalam kompleks bawah tanah ini. 


Dalam waktu singkat, penemuan kota raksasa di bawah Piramida Mesir ini lalu memicu perdebatan dari kalangan ilmuwan hingga akademisi.


Beberapa pakar meragukan validitas temuan ini dan mempertanyakan kemampuan teknologi yang digunakan untuk menembus kedalaman tanah hingga ratusan meter.


Profesor Lawrence Conyers dari Universitas Denver menyatakan bahwa teknologi radar yang digunakan tidak mampu menembus tanah hingga kedalaman yang diklaim.


Dengan tegas, Lawrence Conyers menyebut bahwa penemuan dan gagasan mengenai kota raksasa di bawah Piramida Mesir ini terkesan sangat dilebih-lebihkan.


Selain itu, seolah sependapat, arkeolog Mesir Dr Zahi Hawass menegaskan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. 


Ia menyatakan bahwa teknik yang digunakan tidak disetujui atau divalidasi secara ilmiah. Dirinya pun menyebut semua klaim tersebut sebagai "salah total" dan "berita palsu".


Para peneliti mengklaim menggunakan teknologi radar pulsa dari satelit untuk mendeteksi struktur bawah tanah. Namun, beberapa ahli meragukan efektivitas metode ini.


Mereka berpendapat bahwa pulsa radar dari satelit, mirip dengan bagaimana radar sonar digunakan untuk memetakan lautan, tidak dapat menembus sedalam itu ke dalam Bumi.


Piramida Giza dan Deretan Keajaibannya


Piramida Giza adalah salah satu keajaiban dunia yang paling ikonik dan masih menyimpan banyak misteri hingga kini. 


Struktur megah ini telah berdiri kokoh selama lebih dari 4.500 tahun, dan menjadi bukti kecanggihan arsitektur dan ilmu pengetahuan bangsa Mesir kuno.


Banyak teori bermunculan mengenai bagaimana piramida ini dibangun tanpa teknologi modern, tetapi hingga kini masih belum ada jawaban pasti yang disepakati para ahli.


Keunikan Piramida Giza tidak hanya terletak pada ukurannya yang luar biasa, tetapi juga pada akurasi pembangunannya.


Piramida Giza dibangun pada masa pemerintahan Firaun Khufu dari Dinasti Keempat Mesir sekitar tahun 2580-2560 SM. 


Proses pembangunannya diperkirakan memakan waktu sekitar 20 tahun dan melibatkan puluhan ribu pekerja.


Meski dulu banyak yang percaya bahwa piramida dibangun oleh budak, penelitian modern menunjukkan bahwa para pekerja adalah buruh terampil yang bekerja dalam sistem rotasi.


Ikon Mesir ini terdiri dari tiga piramida utama yaitu Piramida Khufu atau Cheops yang memiliki ukuran besar, Piramida Khafre atau Chephren yang memiliki bentuk tinggi. Selain itu ada Piramida Menkaure yang memiliki ukuran paling kecil.


Di sekitar piramida juga terdapat kompleks makam, kuil, dan patung terkenal seperti Sphinx, yang diyakini sebagai penjaga kompleks pemakaman kerajaan.


Piramida Giza tetap menjadi salah satu peninggalan terbesar dalam sejarah manusia yang menyimpan banyak misteri dan keajaiban.


Sumber: Suara

Penulis blog