.jpeg)
DEMOCRAZY.ID - Wakil Presiden Pertama Sudan Selatan, Riek Machar, yang merupakan rival lama Presiden Salva Kiir, ditangkap pada Rabu (25/3), memicu konflik politik yang dikhawatirkan dapat meluas menjadi perang saudara. Menurut keterangan dari partai Machar, konvoi 20 kendaraan bersenjata berat memasuki kediaman Machar di ibu kota Juba dan menangkapnya. Penangkapan ini menandai eskalasi dramatis dari konflik yang telah berkembang selama beberapa pekan terakhir di negara termuda di dunia tersebut. "Kami mengutuk keras tindakan inkonstitusional yang dilakukan hari ini oleh Menteri Pertahanan dan Kepala Keamanan Nasional, yang bersama lebih dari 20 kendaraan bersenjata berat, secara paksa memasuki kediaman Wakil Presiden Pertama," demikian pernyataan yang dibagikan di Facebook oleh Reath Muoch Tang, ketua komite hubungan luar negeri partai Machar. "Para pengawal pribadinya dilucuti, dan surat perintah penangkapan disampaikan kepadanya dengan tuduhan yang tidak jelas. Saat ...