DEMOCRAZY.ID - Seorang personel Kompi Senapan C Yonif 756/WMS di Kabupaten Kerom, Prada Yotam Bugianggedi melarikan diri. Prada Yotam membawa sepucuk senjata SS2 V1 pada Sabtu, 18 Desember 2021 pukul 17.00 WIT.
Informasi ini diterima Pomdam dari Dansubdenpom XVII/B Wamena pada Jumat, 17 Desember 2021. Kalau salah seorang anggota Kompi Senapa C Senggi Yonif 756/WMS melarikan diri.
Kronologi kaburnya Prada Yotam Bugiangge berawal ketika akan melaksanakan Serah Terima Jaga Satri.
Sekitar pukul 16.46 WIT, Pratu Payage melihat Prada Yotam Bugiangge keluar ke arah belakang Ksatrian dengan menyandang Senjata sambil menerima Telephone.
Pukul 17.00 WIT, Danjaga Serda Gebse menyiapkan Pasukan Regu Jaga untuk melaksanakan Serah Terima Jaga Satri akan tetapi Prada Yotam Bugiangge belum datang.
Lima menit kemudian, Pratu Payage melihat Prada Yotam Bugiangge sedang menerima Telephone di Belakang Ksatrian.
Kemudian sekitar pukul 17.10 WIT, Sertu Akmal Selaku Bintara Piket memerintahkan Prada Gerald untuk memanggil Prada Yotam Bugiangge untuk segera melaksanakan Serah Terima Jaga Satri.
Namun Prada Yotam Bugiangge sudah tidak ada di belakang Ksatrian.
Selanjutnya pukul 17. 15 WIT, Sertu Akmal memerintahkan Pratu Asmar selaku Tamtama Piket untuk mengecek Prada Yotam Bugiangge di Barak dan menanyakan anggota Barak tentang keberadaan Prada Yotam Bugiangge.
Ternyata Prada Yotam Bugiangge tidak ada di barak dan anggota barak juga tidak ada yang melihatnya.
Sekitar pukul 17.40 WIT, Prada Milianus Wanimbo mengecek di tempat Tidur Prada Yotam Bugiangge Ybs mendapati Bahwa Tas dari Prada Yotam Bugiangge sudah tidak ada.
Pukul 17.50 Prada Milianus Wanimbo melaporkan kepada Sertu Akmal bahwa terindikasi meninggalkan satuan di karenakan tas Prada Yotam Bugiangge sudah tidak ada di tempat.
Lalu pukul 17.55 WIT, Sertu Akmal melaporkan kejadian Tsb kepada Komandan Kompi Senapan C Kapten Inf Irfan Hertanto.
Pukul 18.00 WIT, Kapten inf Irfan Hertanto, memerintahkan untuk regu jaga baru masuk kedudukan dan regu jaga lama menggudangkan senjata.
Juga memerintahkan Bafourir dan Tafourir melaksanakan pengecekan senjata dan munisi dengan diawasi oleh Letda Inf Yahya.
Pukul 18.15 WIT, Kapten Inf Irfan Hertanto memerintahkan piket Sertu Akmal untuk melaksanakan apel luar biasa di depan Kantor Kompi Senapan C.
Lima belas menit kemudian, Kapten Inf Irfan Hertanto dan piket melaksanakan pengecekan terhadap seluruh Anggota Kompi Senapan C dan didapati Prada Yotam Bugiangge tidak hadir tanpa keterangan dengan masih membawa senjata.
Pukul 18.40 WIT, Kapten Inf Irfan Hertanto memerintahkan seluruh anggota kecuali dinas dalam melaksanakan pencarian di sekitar Asrama Kompi Senapan C.
Sekira pukul 19.15 WIT, Prada Aditya menemukan Baju PDL dan Sepatu PDL yang di gunakan Prada Yotam Bugiangge pada saat melaksanakan Jaga Satri di arah Hutan Belakang Ksatrian dengan Jarak Sekitar 100 Meter.
Kemudian pukul 19.30 WIT, Kapten Inf Irfan Hertanto kembali mengumpulkan seluruh anggota yang melakukan pencarian terhadap Prada Yotam Bugiangge dengan ditemukannya baju dan ssepatu PDL Prada Yotam Bugiangge.
Sepuluh menit kemudian, seluruh anggota untuk kembali ke rumah dan barak dikarenakan hari sudah gelap serta memerintahkan untuk menghubungi kerabat atau keluarga Prada Yotam Bugiangge.
Kemudian pukul 19.50 WIT, Kapten Inf Irfan Hertanto melaporkan kejadian tersebut kepada Komandan Batalyon Letkol Inf Tommy Yudistyo. [Democrazy/gowa]